Saturday, April 12, 2008

INI ADA TIPS TEMAN DITILANG POLISI

Foward dari email seorang kawan. Sapa tahu berguna..

Mengenai form biru yg lagi hangat-hangatnya dibicarain, Selasa lalu, pas muter di depan Mall Artha Gading, saya di hadang oleh polisi berikut kira-kira pembicaraan saya dengan bapak polisi;

Polisi (P) : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK?

Saya (S) : Ok Pak...

P : Mas tau..kesalahannya apa?

S : Gak pak

P : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat nomor mobil saya yg memang gak standar) sambil langsung mengeluarkan jurus sakti mengambil buku tilang...lalu menulis dengan sigap

S : Pak jangan ditilang deh... wong plat aslinya udah gak tau ilang kemana... kalo ada pasti saya pasang

P : Sudah...saya tilang saja...kamu tau gak banyak mobil curian sekarang... (dengan nada keras !! )

S : (Dengan nada keras juga ) Kok gitu! mobil saya kan ada STNK nya pak , ini kan bukan mobil curian!

P : Kamu itu kalo di bilangin kok ngotot (dengan nada lebih tegas) kamu terima aja surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna MERAH)

S : Maaf pak saya gak mau yang warna MERAH suratnya...Saya mau yg warna BIRU aja

P : Hey! (dengan nada tinggi) kamu tahu gak sudah 10 hari ini form biru itu gak berlaku!

S : Sejak kapan pak form BIRU surat tilang gak berlaku?

P : Inikan dalam rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU... dulu kamu bisa minta form BIRU... tapi sekarang ini kamu gak bisa... kalo kamu gak kamu ngomong sama komandan saya (dengan nada keras dan ngotot)

S : Baik pak, kita ke komandan bapak aja sekalian (dengan nada nantangin tuh polisi)

P : (Dengan muka bingung) Kamu ini melawan petugas!?

S : Siapa yg melawan!? Saya kan cuman minta form BIRU... bapak kan yang gak mau ngasih

P : Kamu jangan macam-macam yah... saya bisa kenakan pasal melawan petugas!

S : Saya gak melawan!? Kenapa bapak bilang form BIRU udah gak berlaku? Gini aja pak saya foto bapak aja deh... kan bapak yg bilang form BIRU gak berlaku (sambil ngambil HP)

P : Hey! Kamu bukan wartawankan! ? Kalo kamu foto saya, saya bisa kandangin (sambil berlalu)

S : Saya kejar itu polisi dan sudah siap melepaskan "shoot pertama" (tiba-tiba dihalau oleh seorang anggota polisi lagi )

P 2 : Mas, anda gak bisa foto petugas sepeti itu

S : Si bapak itu yg bilang form BIRU gak bisa dikasih (sambil tunjuk polisi yg tilang saya) lalu si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yang tilang saya, ada pembicaraan singkat terjadi antara polisi yang menghalau saya dan polisi yang nilang saya akhirnya polisi yg menghalau saya mendatangi saya.

P 2 : Mas mana surat tilang yang merah nya? (sambil meminta)

S : Gak sama saya pak.... Masih sama temen bapak tuh (polisi ke 2 memanggil polisi yang nilang saya )

P : Sini tak kasih surat yang biru (dengan nada kesal). Lalu polisi yang nilang saya menulis nominal denda sebesar Rp.30.600 sambil berkata "nih kamu bayar sekarang ke BRI ... lalu kamu ambil lagi SIM kamu disini, saya tunggu".

S : (Yes!!) Ok pak ..gitu dong kalo gini dari tadi kan enak... (langsung ke ATM)

Hatiku senang banget walaupun di tilang, ngasih pelajaran berharga ke polisi itu.... Kalo ditilang kita berhak minta form Biru, gak perlu nunggu 2 minggu untuk sidang. Jangan pernah pikir mau ngasih DUIT DAMAI.... Mending bayar mahal ke negara sekalian daripada buat oknum!

PS:
Slip Merah, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan dan mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat. Itupun di pengadilan nanti masih banyak calo, antrian panjang, dan oknum pengadilan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilai tilang. Kalau kita tidak mengikuti sidang, dokumen tilang dititipkan di kejaksaan setempat, disinipun banyak calo dan oknum kejaksaan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilang.

Slip Biru, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda. Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo gak salah norek Bank BUMN). Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan SIM/STNK kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang.

You know what!? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidak melebihi 50ribu! dan dananya RESMI MASUK KE KAS NEGARA.

Drive Save, Drive Carefully, & Cheers,

Thursday, April 3, 2008

YMYiny - Chat YM in Seluler Phone


YMTiny is a free J2ME Yahoo Messenger. Directly connects to the Yahoo's server.
Just connect with your Yahoo! ID, no other registration needed.
It should works on all CLDC 1.0 and MIDP 2.0 devices.

Download it and install in your Seluler Phone. So you can chat with your buddy every where and every time you want.

Forget your SMS service and chat on Seluler Phone with YMTiny.
It is cheaper then sms cost, because you only pay every byte character on your message.

Features

- Settable message alerts: sound (midi), vibrate, flash backlight, open IM window
- Bitmap fonts for consistent GUI
- "Smart Ping" maintains connection and minimizes bandwidth usage
- Receives offline messages, new mail and typing notifications
- Set status and custom status
- View a friend's status, show and hide offline friends
- Send and receive BUZZ!!!
- Run in background and auto-restore
- Window and scroll animations
- Stylus support
- 54+2 Emoticons!
- Data counter

Download here!

Monday, February 18, 2008

Karikatur Nabi Diterbitkan Ulang

Rabu, 13 Februari 2008, Media massa Denmark kembali menerbitkan ulang karikatur Nabi Muhammad SAW. Karikatur itu menampilkan Nabi Muhammad dengan memakai sorban yang dilukis seperti bom dengan sumbunya.

Tujuh belas media massa yang menerbitkan beralasan bahwa mereka ingin menunjukkan komitmen mereka terhadap kebebasan berbicara. "Kami melakukan ini untuk mencatat apa yang dipertaruhkan dalam masalah ini dan untuk mendukung dengan tegas kebebasan berbicara yang akan kami, sebagai surat kabar, senantiasa pertahankan," harian Berlingske Tidende menuliskannya dalam tajuk rencana.

Semua itu berawal dari ditahannya dua warga Denmark asal Tunisia dan seorang asal Maroko oleh aparat kepolisian serta intelijen Denmark pada tanggal 12 februari 2008. Ketiga orang itu dituduh merencanakan pembunuhan atas Kurt Westergaard, 73 tahun, salah seorang kartunis yang ikut menggambar 12 karikatur Nabi pada September 2005. Keesokkan harinya salah satu dari karikatur tersebut diterbitkan ulang.

Para redaktur koran-koran denmark itu menegaskan bahwa tak seorang pun harus merasa terancam jiwanya karena menggambar. Mereka juga mengatakan bahwa sepatutnya media massa berdiri di belakang Jyllands-Posten "ketika mereka terancam aksi terorisme". Sebagaimana dilansir BBC, kartun itu juga ditayangkan di televisi nasional. Bahkan koran-koran yang tidak setuju atas pemuatan itu pun sekarang ini mendukung kampanye untuk mempertahankan kebebasan berbicara.

Tapi soal kebebasan itu dipertanyakan Imam Walid Abdul Pedersen, seorang Protestan yang kini memeluk Islam. "Jelas ini bukan ide yang' baik menerbitkan ulang kartun," kata Imam Walid. "Media juga seharusnya bisa mempertahankan kartun tanpa mesti memprovokasi." Menurut dia, kebebasan bersuara dan mengeluarkan pikiran merupakan hal yang baik. "Tapi Anda semestinya tidak memulai lebih dulu dengan membuat provokasi," tuturnya.

Kartun Nabi itu semula diterbitkan oleh Jyllands-Posten pada September 2005. Sejak itu sejumlah Kedutaan Denmark di beberapa negara diserang. Puluhan orang meninggal dalam berbagai aksi kerusuhan terkait dengan penerbitan kartun tersebut.

Pemerintah Iran melayangkan protes kepada Kedutaan Besar Denmark di Teheran. Mereka memprotes diterbitkannya kembali karikatur Nabi Muhammad oleh sejumlah media massa di Denmark."Iran sangat serius terhadap penerbitan kembali karikatur yang melecehkan Nabi Muhammad," kata pejabat urusan media Departemen Luar Negeri Iran, Soren Husland.

Adapun Direktur Eropa Tengah dan Utara Departemen Luar Negeri Iran Hassan Baqeri bertemu dengan Duta Besar Denmark. "Saya ingin memastikan secara resmi bahwa kejadian seperti ini tak terulang lagi," kata Hassan. "Kejaman ini sungguh-sungguh menghina lebih dari 1,5 miliar muslim di seluruh dunia." Gara-gara karikatur itu, pada 2006 sejumlah Kedutaan Besar Denmark di beberapa negara diserang massa. Peringatan Iran itu datang setelah pada Rabu lalu koran-koran di Denmark mencetak kembali salah satu karikatur Nabi Muhammad yang menyulut tindak kekerasan di dunia muslim.

Adapun Duta Besar Denmark di Teheran kemarin menyatakan penyesalan atas penerbitan ulang kartun Nabi tersebut. "Akan saya sampaikan protes pemerintah Iran ini kepada pemerintah," katanya.

Bagaimana reaksi pemerintahan kita? Bagaimana reaksi Anda?

Sudah Anda mengetahui letak kedutaan/kantor perwakilan denmark di kota Anda?

Tunjukkan kalau kita lebih baik dari mereka!

(sumber: Koran Tempo 15 Februari 2008)